10 September 2011
Kupu-kupu kecil ku, tahu kah kau kalau aku tiba-tiba merasa resah yang sangat. Aku pikir ini adalah efek dari kafein yang ku minum tetapi resah ini berbeda. Membuat gemetar seluruh badan ku.
Kupu-kupu kecil ku, tenang lah jangan resah, aku kan datang untuk mu. Meski, aku bukan salah satu obat penyembuh penyakit mu.
Kupu-kupu kecil ku, aku datang pada mu. Mata mu menurut sebagian rasaku itu bukan seutuhnya kamu, di dalam diri kamu ada yang berontak untuk keluar tetapi waktu mengatakan belum saatnya.
Kupu-kupu kecil ku, ketika aku keluar gedung yang akan di jadikan gedung penyapa langit, malam itu rembulan indah, membuat iri lampu-lampu rumah sakit yang terawat itu.
11 September 2011
Kupu-kupu kecil ku, pagi aku bisa melihat lagi pecahan-pecahan awan putih yang mulai menyebar mengisi langit-langit bumi. Tahu kah kamu kalau awan putih itu saat senja akan berkumpul dan menjadi satu, kemudian pada pagi hari ia akan memecah diri. Seperti perintah dari Allah yang disampaikan oleh Rasulullah supaya umatnya mencari menyebar ke setiap penjuru semesta untuk mencari rahmat Allah.
(Tulisan ini di bawa oleh kupu-kupu kecil di kamar, saat aku resah menunggu kabar dari sakit mu. Kemudian rasa tulisan ini terbawa hingga kita bertemu sampai aku pulang. Seperti kupu-kupu kecil yang terbang entah kemana memberikan rasa keindahan kata_Rumah sakit Amanda Serang Cikarang Selatan).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar