Instansi-Instant
Barang kaki lima
Menjual barang kuno hingga yang tercanggih
Dari roti sampai skripsi
Berjejer di pinggir jalan
Hilir mudik sibuk
Berjalan di atas tanah becek
Hingga lantai mall
Kemudian...
Hinggap di rentak komputer
Amplop-amplop beterbangan menjanjikan apa saja
Dari gelar tanpa belajar
Dari sarjana sampai terpidana
Semua bisa syah terjadi
Asalkan amplop penuh terisi
Apa yang akan terjadi bila negeri ini menjadi negeri instan
Tetapi, kenyataannya bahwa ke instantanlah yang di damba banyak rakyat.
[18 Juni 2004_ckr]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar