Berbondong orang berdatangan
Dari sanak keluarga sampai tetangga
Semua ikut dibawa
Ramaikan suasana
Sedikit redam duka
Mendengar bayi menangis
Si bapak dengan mata berkaca-kaca membeku kaku
Tidak bisa berkata
Berdo’a pasrah si Ibu selalu panjatkan
Sabar
Tabahlah
Kata seorang penjenguk
[15 Maret 2004]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar