Harmoni alam membuai khayali
Simponi semesta indahkan berkah hidup
Cinta kasih menjadi bibir ajali
Jiwa menjadi bunga
Raga menjadi kupu-kupu
Madunya adalah rahmat yang tak terungkap
Antara maya dan nyata
Malam damai di mata yang tertutup nyata
Siang resah di gerahnya matahari yang berpayung kabung
Air kehidupan menghujani dan membanjiri
Manusia hidup
Manusia mati
Tidak berbeda
Semua hanyalah debu
Harmoni alam akhirat
Menerkam damai dosa
Simponi semesta surga
Butakan mata ke ilahian
Cinta kasih menjadi pembawa ajal
Januari 2005
Tidak ada komentar:
Posting Komentar